Piql Tawarkan Penyimpanan Data di Antartika, Aman Hingga Generasi Masa Depan

Piql
Piql

SSelain perkembangan teknologi yang terus berkembang, metode penyimpanan data juga hadir dalam berbagai bentuk. Penyimpanan datanya sendiri dirasa cukup atau bahkan sangat penting, terutama bagi yang memiliki data penting dan harus disimpan dengan aman. Saat ini, berbagai metode penyimpanan memiliki risiko masing-masing.

Sebut saja hardware seperti HDD yang memiliki risiko malfungsi, atau layanan cloud yang mungkin suatu saat berisiko mengalami kerusakan atau upaya hack dan akses data. Untuk tingkat perusahaan atau instansi pemerintah, faktor-faktor ini sangat penting. Karena itu, Grup RDS bekerjasama dengan Piql, mencoba menghasilkan solusi pelestarian data yang revolusioner.

Melalui kerjasama kedua pihak, mereka berusaha memberikan solusi agar generasi penerus dapat terus mengakses berbagai dokumen penting yang telah dibuat saat ini. Demikian disampaikan Randy Chandra, selaku CEO dan co-founder RDS Group dalam rilisnya (12/11). RDS Group sendiri merupakan perusahaan yang menyediakan solusi manajemen bisnis berbasis IT.

Baca juga: IntSights Mengekspos Risiko Keamanan Data Perusahaan Selama WFH

Piql Mampu Menyimpan Data selama Ratusan Tahun

Piql
Manajer Umum BPO Pemasaran & Penjualan Stephanus Riko menjelaskan cara kerja mesin Piql pada acara Soft Launch (12/11).

Sementara Piql mengkhususkan diri dalam pelestarian digital dan penyimpanan data jangka panjang, Piql telah merancang teknologi yang dibuat khusus untuk melestarikan data selama ratusan tahun tanpa perlu migrasi. Piql bahkan menawarkan penyimpanan di Arctic World Archive, sebuah tempat di pegunungan Arktik yang juga menyimpan banyak kenangan dunia yang berharga.

Dengan begitu, data yang disimpan dapat bertahan selama berabad-abad tanpa listrik atau migrasi, dengan jaminan akses ke generasi mendatang. Solusi penyimpanan dan pengawetan data Piql tidak hanya untuk dokumen kertas, tetapi juga film, mikrofilm, kaset, peta, gambar hingga suara.

Dengan menggunakan teknologi Optical Character Recognition, data digital nantinya dapat dicari dengan mudah, dan menambahkan metadata sesuai kebutuhan. Solusi hulu ke hilir ini akan tersedia di Indonesia berkat kolaborasi dengan RDS Group.

Baca:  Jabra Elite 85t Dirilis, Bawa ANC & Desain Eartip Lebih Nyaman

Piql AS sendiri merupakan perusahaan dari Norwegia, dengan proyek penelitian dan pengembangan yang ekstensif, serta didukung oleh Uni Eropa dan pemerintah Norwegia. Dukungan ini memungkinkan Piql bekerja dengan mitra teknologi, lembaga penelitian, dan pakar konservasi data.

Menjawab Kebutuhan Pasar Untuk Keamanan Penyimpanan Data

Piql
(Ki-Ka) Duta Besar Norwegia untuk Indonesia Vegard Kaale, CEO dan Co-Founder RDS Group Randy Chandra, General Manager Marketing & Sales BPO Stephanus Riko dan Piql AS General Manager Rune Bjerkestrand di acara Soft Launch Piql AS.

Juga ditawarkan layanan online, piqlConnect yang menyediakan layanan penyimpanan online dan offline. Dimana semua dokumen offline dapat dicari secara online melalui metadata, dan dapat diintegrasikan dengan sistem yang ada.

“Kami selalu berusaha untuk menjawab kebutuhan pasar dengan mengembangkan teknologi dan solusi yang disesuaikan dan dibuat khusus. Kami berharap kolaborasi kami dengan RDS Group dapat diterima dengan baik oleh perusahaan dan instansi pemerintah di Indonesia, ”jelas Rune Bjekestrand, Managing Director Piql AS.

Kolaborasi kedua pihak ini sejalan dengan semangat untuk terus berinovasi, sekaligus terus menawarkan solusi baru yang menjawab kebutuhan pasar. “Kami yakin solusi baru yang kami luncurkan dapat membantu tidak hanya perusahaan, tetapi juga instansi pemerintah untuk dapat menyimpan data di fasilitas dengan tingkat keamanan yang tinggi,” tutup Rendy Chandra.